Bantuan Covid-19, Fraksi Gerindra Ingatkan Pj Nagari Harus Berani Ambil Kebijakan Demi Masyarakat

0
148

Limapuluh Kota, – Newssumbar. com,

Banyak Pejabat Walinagari di Kabupaten Limapuluh Kota terkesan ragu-ragu untuk menyalurkan bantuan yang bersumber dari dana nagari. Bantuan tersebut terutama untuk masyarakat yang terpapar Covid-19 ataupun dalam upaya pemulihan masyarakat.

Hal itu dikatakan Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Limapuluh Kota, Khairul Apit pada Kamis (19/8) siang.

“Kita sayangkan lambannya penangan, mulai pendataan dan pelaporan dari pemerintahan tingkat nagari ke pihak puskesmas, kemudian realisasi anggaran 8 % untuk penanganan Covid-19 yang bersumber dari dana desa. Kemudian, dikhawatirkan tidak berjalan dengan baik, seperti contoh di beberapa nagari yang sudah mendirikan posko, namun petugas yang piket bekerja tanpa SOP yang jelas,” ucap Khairul Apit.

Menurutnya, hal itu terjadi terutama terhadap penyaluran anggaran untuk bantuan bagi masyarakat dampak dari tidak beraninya walinagari yang berstatus Pj untuk mengambil kebijakan. “Ini yang terjadi, terutama di nagari-nagari yang dipimpin oleh Pj. Padahal, masyarakat setiap hari banyak yang terpapar bahkan ada yang demam sekeluarga. Mereka ini sangat butuh bantuan,” ucapnya lagi.

Dikatakannya lagi, dengan bermodalkan Surat Keputusan pengangkatakan Pj walinahari dari bupati, walinagari tersebut sebenarnya sudah bisa untuk mengambil kebijakan apalagi demi masyarakat.

“Tolonglah, masyarakat kita sangat butuh bantuan. Tetapi penanganan masih belum maksimal, dari upaya penanganan Covid-19 hingga penyaluran bantuan. Padahal jutlak dan juknis sudah dimiliki masing-masing nagari. Mereka tingga melaksanakan saja,” ucapnya.

Politisi Gerindra tersebut juga sudah mencoba menghubungi sejumlah walinagari dengan berstatus Pj untuk memperjuangkan bantuan bagi masyarakat. “Umumnya, walinagari bersatus Pj memang masih ragu-ragu,” katanya lagi.

Sementara, Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Datuak Bandaro Rajo mengingatkan perangkat nagari untuk proaktif mendata warga, baik yang terpapar atau yang mengalami demam massal sekeluarga. Bupati pun meminta perangkat nagari bisa menyalurkan bantuan bagi masyarakat. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here